Di Program Literasi Digital ini, pengunjung dapat menikmati petualangan membaca karya-karya para siswa dan guru kami. Berbentuk blog atau buku, Anda bebas memilihnya semaumu. Di sini, kami juga kerap membagikan kegiatan-kegiatan literasi yang akan dan telah kami selenggarakan. Baik internal, lokal, maupun nasional, senantiasa kami bagikan.
Visi :
“Terwujudnya warga sekolah yang literat, berkarakter, kritis, kreatif, dan berbudaya baca untuk mendukung pembelajaran sepanjang hayat serta mampu menghadapi tantangan abad ke-21.”
Misi :
Menumbuhkan budaya membaca, menulis, dan berpikir kritis di lingkungan sekolah secara berkelanjutan.
Mengembangkan kemampuan literasi baca tulis, numerasi, sains, digital, finansial, budaya, dan kewargaan peserta didik.
Menyediakan lingkungan sekolah yang kaya literasi melalui optimalisasi perpustakaan, pojok baca, dan media literasi lainnya.
Mendorong peserta didik untuk menghasilkan karya kreatif dan inovatif dalam bentuk tulisan, penelitian, maupun produk literasi lainnya.
Mengintegrasikan kegiatan literasi dalam seluruh mata pelajaran dan kegiatan sekolah.
Meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan dalam mengembangkan program literasi yang berkualitas.
Menjalin kerja sama dengan orang tua, masyarakat, dan berbagai pihak dalam mendukung gerakan literasi sekolah.
Membentuk karakter peserta didik yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, bernalar kritis, mandiri, kreatif, dan bergotong royong sesuai Profil Pelajar Pancasila.
Target Jangka Pendek (1 Tahun)
Bidang Pembiasaan
100% kelas melaksanakan kegiatan literasi minimal 15 menit sebelum pembelajaran.
100% siswa memiliki jurnal atau log aktivitas membaca.
Setiap siswa membaca minimal 12 buku nonpelajaran dalam satu tahun.
Bidang Pengembangan
Terbentuk Tim Literasi Sekolah yang aktif.
Tersedianya pojok baca di seluruh kelas.
Terselenggara minimal 4 kegiatan literasi sekolah setiap tahun (lomba menulis, resensi buku, pojok baca, festival literasi, dan sebagainya).
Bidang Pembelajaran
Seluruh guru mengintegrasikan aktivitas literasi dalam pembelajaran.
Minimal 80% siswa mampu menyusun karya tulis sederhana sesuai tingkatannya.
Target Jangka Menengah (2–3 Tahun)
Bidang Pembiasaan
Terbentuk komunitas literasi siswa.
Meningkatnya minat baca siswa berdasarkan hasil survei sekolah minimal 20%.
Bidang Pengembangan
Koleksi perpustakaan bertambah minimal 15% setiap tahun.
Sekolah memiliki media publikasi literasi (majalah dinding digital, buletin, blog, atau website literasi).
Bidang Prestasi
Minimal 20% siswa aktif mengikuti lomba literasi tingkat kabupaten/kota.
Sekolah memperoleh prestasi dalam bidang literasi tingkat daerah.
Target Jangka Panjang (4–5 Tahun)
Terwujudnya budaya literasi yang menjadi karakter seluruh warga sekolah.
Sekolah menjadi rujukan praktik baik Gerakan Literasi Sekolah di tingkat daerah.
Meningkatnya kemampuan literasi peserta didik yang tercermin dalam hasil asesmen sekolah maupun nasional.
Terbitnya karya siswa secara berkala dalam bentuk buku antologi, majalah sekolah, jurnal siswa, atau media digital.
Terbangunnya ekosistem literasi yang berkelanjutan melalui kolaborasi sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Buku Antologi pusi denganjudul “ demokrasi di putih abu-abu”
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed